Selasa, 10 September 2013

Hak - Hak Publik

Jenis – Jenis Hak Publik

1. Hak untuk hidup
Setiap makhluk hidup yang menetap dan tinggal di suatu negara merupakan memiliki hak untuk hidup dan tidak ada satupun yang dapat membeda-bedakan nya. baik dari yang anak kecil, remaja, dewasa maupun yang sudah manula. Hak ini adalah hak mutlak yang diberikan langsung semenjak kita lahir. hak ini bertanggung jawab atas diri sendiri.

2. hak publik untuk terlibat secara aktif dalam proses penyusunan anggaran.
Keterlibatan publik dalam tahapan penyusunan anggaran melalui public hearing selama ini tampak sekadar sebagai pemenuhan syarat administratif (prosedural) daripada menghasilkan sesuatu yang substansial.
3.      
3. hak publik untuk mengevaluasi anggaran.
Persoalan evaluasi anggaran, apalagi oleh publik, selama ini bukan sesuatu yang umum. Evaluasi anggaran oleh publik diharapkan menjadi terobosan baru untuk mengontrol para penyelenggara negara terutama dalam hal anggaran.

4. Hak untuk mendapatkan informasi publik
Setiap warga negara berhak mendapatkan informasi publik. Seperti yang tertulis di UU KIP, membawa konsekuensi bagi Badan Publik menyampaikan, mengumumkan atau menyediakan informasi publik. Yang bertanggung jawab memberikan hak ini adalah : Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang ada di Badan Publik.

5. Hak publik mendapatkan tayangan yang bermutu
Program televisi dewasa ini memiliki banyak konten negatif. Masyarakat TV Sehat merangkum beberapa konten tayangan yang kurang bermutu, berselera rendah, tidak mendidik, memprihatinkan dan mengkhawatirnya

tayangan gosip yang bukan urusan publik, kekerasan dalam berita kriminal juga film, baik kartun mau pun sinetron, acara mistis klenik, iklan yang menampilkan hedonisme dan perilaku konsumtif. Selain itu acara talkshow yang hanya menjadi hiburan semata, malah mempertontonkan keburukan verbal, bully bahan candaan, menyerempet pornografi, asusila dan tayangan lain yang tidak sesuai dengan kultur Indonesia yang mengedepankan kesopanan.

Hal tersebut menjadi catatan penting untuk media penyiaran. Namun, tambahnya, masyarakat pun dinilai paling berperan dalam memilih program yang lebih baik untuk dirinya dan lingkungannya.Yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah KPI (Komisi Penyiaran Indonesia)

6. Hak Cipta
Hak cipta berlaku bagi semua karya seni, karya cipta atau ciptaan, serta karya film. Baik itu puisi, lagu, film, dll. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

7.  Hak Absolut
Hak yang memberikan wewenang bagi pemegangya untuk berbuat atau tidak berbuat yang pada dasarnya dapat dilaksanakan pada siapa saja dan dibebankan pada siapa saja atau pada setiap orang. Hak absolut ditentukan sendiri oleh pemegang hak tersebut.
menyebarluaskan Informasi Publik sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Karena, Setiap Pemohon Informasi Publik berhak mengajukan gugatan ke pengadilan apabila dalam memperoleh Informasi Publik mendapat hambatan atau kegagalan sesuai dengan ketentuan UndangUndang ini. Yang bertanggung jawab atas hak ini adalah Pemerintah.

8. Hak meminta kunci jawaban Ujian Nasional
Kunci jawaban UN memang seharusnya menjadi hak milik publik apabila permohonannya diajukan setelah UN berlangsung. Hal ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi para siswa yang akan menghadapi UN selanjutnya, serta menjadi acuan bagi sekolah untuk memberikan bahan pelajaran bagi siswa dan siswi mereka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak berhak menahan kunci jawaban UN setelah prosesi UN berlangsung dan selesai.

9. Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
Karena, setiap individu memiliki kebebasan untuk mengeluarkan pendapat di depan umum atau publik. Menyuarakan sebagian besar dari buah hasil pemikiran nya. hak ini yang bertanggung jawab atas kepentingan diri sendiri dan memang untuk diri sendiri seusai dengan kesadaran nya masing - masing.

10. Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
Karena, Hak ini ditujukan kepada masyarakat luas atau warga negara yang bersangkutan yang mau ikut ambil bagian kedalam suatu organisasi atau asosiasi ke pemerintahan. Yang bertanggung jawab dalam hak ini adalah Pemerintahan.

11. Hak Kebebasan untuk melakukan jual/beli
Saya memilih untuk mengambil hak ini dikarenakan, sebagai makhluk sosial, kita membutuhkan usaha untuk memenuhi kepentingan pribadi. Salah satu bentuk untuk memenuhi nya adalah dengan melakukan jual/beli sesuatu sesuai kepentingan pribadi nya masing – masing.

12. Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
Saya memilih hak ini sebagai hak publik karena setiap warga negara yang tinggal dan menetap di negara hukum mendapat kesempatan untuk dapat menerima pembelaan hokum di pengadilan sesuai dengan peran nya.

13. Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
Karena kita tinggal di negara yang demokrasi oleh sebab itu kita sebagai warga negara berhak untuk dapat bebas memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang di yakini masing – masing sebagai pedoman hidup kita. Hak ini bertanggung jawab atas diri sendiri.

14. Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
Setiap manusia berhak mendapatkan kebebasan untuk melakukan kegiatan, berpergian dan berpindah tempat karena kita merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bersosialisai dengan orang sekitar kita. Hak ini bertanggung jawab atas diri sendiri.

15. Hak menggunakan media sebagai alat berkomunikasi
Hak ini ditujukan kepada setiap warga negara Indonesia yang bertanggung jawab atas diri nya sendiri untuk dapat bebas menggunakan media sebagai alat berkomunikasi. Dengan begitu seluruh masyarakat dapat saling bertukar informasi dan dapat berwawasan luas.

16. Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
Saya menilih hak ini karena, setiap warga negara berkembang berhak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak untuk setiap kepala keluarga dapat mencari nafkah untuk menghidupi anggota keluarganya.

17. Hak meminikmati fasilitas umum
Hak ini ditujukan kepada kita semua untuk dapat bertanggung jawab juga menjaga dan memelihara hak menikmati fasilitas umum. Seperti angkutan umum, telepon umum, halte, taman kota.

18. Hak untuk mendapatkan perlindungan keamanan nasional
Saya memilih hak ini karena, Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan keamanan nasional dari segala bentuk kejahatan dan dukungan penuh dari pemerintahan.

19. hak publik untuk mengawasi pelaksanaan anggaran.
Bukan hanya saat penyusunan anggaran terjadi penyimpangan. Saat implementasi juga merupakan wilayah rawan terjadi penyimpangan anggaran. Modusnya seperti mark up, lelang yang asal-asalan, proyek fiktif atau bentuk manipulasi yang lain. Akses publik untuk memantau pelaksanaan anggaran penting dilakukan agar ruang gerak koruptor atau para pemboros semakin sempit. Perlu ada mekanisme yang bisa memaksa pengguna anggaran menyampaikan informasi kepada publik secara periodik terkait proyek/kegiatan yang sudah atau sedang dilaksanakan.


20. Hak menyebarluaskan Informasi Publik sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Karena, Setiap Pemohon Informasi Publik berhak mengajukan gugatan ke pengadilan apabila dalam memperoleh Informasi Publik mendapat hambatan atau kegagalan sesuai dengan ketentuan UndangUndang ini. Yang bertanggung jawab atas hak ini adalah Pemerintah.

Selasa, 18 Juni 2013

Sejarah Singkat Perayaan Hari Waisak

Salah satu hari besar agama Buddha adalah hari Trisuci Waisak yang merupakan hari Raya paling besar dan paling bermakna bagi umat Buddha. Kata “Waisak” sendiri berasal dari bahasa Pali “Vesakha” atau di dalam bahasa Sansekerta disebut “Vaisakha”. Nama “Vesakha” sendiri diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei kalender Masehi. Namun, terkadang hari Waisak jatuh pada akhir bulan April atau awal bulan Juni. Hari Raya Waisak sendiri dikalangan umat Buddha sering disebut dengan hari raya Trisuci Waisak. Disebut demikian karena Waisak memperingati tiga peristiwa penting yang semuanya terjadi di bulan Vesakha dan pada waktu yang sama yaitu tepat saat bulan purnama. Tiga peristiwa penting itu adalah 

1.      Kelahiran Pangeran Sidharta
Pangeran Sidharta adalah Putra seorang Raja yang bernama Raja Sudodhana dan seorang Permaisuri yang bernama Ratu Mahamaya. Pangeran Sidharta lahir kedunia sebagai seorang Bodhisatva ( Calon Buddha, Calon Seseorang yang akan mencapai Kebahagiaan Tertingggi ). Beliau Lahir di taman Lumbini pada tahun  623 SM.

2.      Pencapaian Penerangan Sempurna
Pangeran Sidharta tidak pernah keluar dari istana, pada usia 29 tahun beliau pergi meninggalkan Istana dan pergi menuju Hutan untuk mencari Kebebasan dari USIA TUA, SAKIT, dan MATI. Kemudian Pada saat Purnama Sidhi di bulan Waisak Pertapa Sidharta mencapai Penerangan Sempurna dan mendapat gelar SANG BUDDHA.

3.      Pencaian Parinibbana
Ketika usia 80 tahun Sang Buddha Wafat atau PARINIBBANA di Kusinara. Semua mahkluk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha dan begitu juga Para anggota Sanggha , mereka bersujud sebagai tanda penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha. Sang Buddha lahir, pencapaian dan meninggal di tanggal, bulan dan tahun yang sama.

Biasanya pada hari waisak, umat Buddha merayakannya dengan pergi ke vihara dan melakukan ritual puja-bhakti. Harus dimengerti bahwa umat Buddha melaksanakan ritual puja-bhakti adalah bertujuan untuk mengingat kembali ajaran sang Buddha dan melaksanakan ajaran yang telah diajarkan oleh Sang Buddha.

Waisak sebagai sebuah hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang. Contoh positif yang dapat diteladani adalah pengembangan cinta-kasih kepada setiap makhluk hidup. Wujudnya bisa berupa berdana membantu mereka yang membutuhkan, mendonorkan darah, menjaga lingkungan sekitar dengan hidup sederhana atau perbuatan-perbuatan baik lainnya. Akhirnya satu harapan besar dari hari Waisak tersebut adalah bahwa setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta-kasih tanpa kebencian, seperti yang tertulis di dalam Dhammapada, “Kebencian tidak akan selesai jika dibalas dengan kebencian, tetapi hanya dengan memaafkan dan cinta-kasihlah maka kebencian akan lenyap.

Bagi umat Buddha, hal tersebut berarti menaati peraturan moral, seperti menghindari pembunuhan makhluk hidup, mencuri, berbuat asusila, berbohong dan mabuk-mabukkan. yang kita kenal dengan Pancasila Buddhis. Selain kelima larangan tersebut, umat Buddha ketika hari Waisak biasanya mengembangkan cinta-kasih dengan cara membantu fakir-miskin atau mereka yang membutuhkan, melepas hewan (biasanya burung) sebagai simbol cinta-kasih dan penghargaan terhadap lingkungan, serta merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan apakah baik atau buruk sehingga diharapkan di masa mendatangkan tidak mengulangi perbuatan yang buruk yang dapat merugikan. 

Kamis, 16 Mei 2013

Kisah Dibalik Mesin Kasir


Kisah Dibalik Mesin Kasir

Dengan dihiasi ruangan kaca, gelas – gelas basah yang saling bersentuhan, adonan kue yang sudah bercampur siap di tuang kan keatas wajan, wangi kopi yang harum, lemari pendingin minuman yang sudah mulai berembun. Matahari pagi yang masih segar, sehat, yang baru bangun dari tidur panjangnya. Hari – hari seperti inilah yang selalu dinikmati oleh seorang laki – laki separuh baya yang  merupakan salah satu pegawai kantin libro divisi kasir.

Dengan penuh senyum yang ramah tamah, dia melayani sekumpulan mahasiswa yang sudah antri panjang di depannya. Bahrul. 23 tahun lamanya dia sudah menginjaki kaki nya di muka bumi ini.
Kulit yang hanpir ke cokelat – cokelatan, siluet tubuh yang termasuk golongan gemuk, gigi putihnya yang berjejer rapih dan terlihat setiap kali dia melayani para mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara.

Bahrul merupakan tulang punggung di  keluarganya dan dia mempunyai tiga orang saudara kandung. Tujuan nya mempunyai pekerjaan adalah untuk membantu kedua orang tuanya untuk menghidupi keluarga cemara.
Dengan menggunakan sebuah sepeda motor, bahrul berangkat menuju tempat kerjanya di gading serpong. Jam kerja yang cukup padat dari pukul 07.00 – 15.00 wib membuat bahrul tidak dapat leluasa memanfaatkan waktunya untuk berkumpul dengan teman – teman nya.

Bahrul sudah bekerja di Universitas Multimedia Nusantara ini selama dua tahun lamanya. Menurut bahrul, pengalaman selama dia bekerja melayani para mahasiswa lainnya sering sekali bertemu dengan pelanggan yang jutek, muka nya seperti di tekuk empat, dan bicaranya ketus.

Tetapi, dia selalu saja menaati prinsip nya dalam bekerja yaitu selalu bersikap ramah dan menebar senyum lebarnya setiap kali dia berdiri di mesin kasir. Sering juga bahrul di minta oleh rekan – rekan kerja nya menjadi back up untuk menjaga mesin kasir. 

Tragedi Mei 1998


Tragedi Mei 1998

Nama : Ervina Cecilia
Nim : 11140110227
Penulisan Feature

Panas terik, matahari yang makin menunjukan bayangnya makin tinggi, sinar nya melekat di kulit, asap dan debu kendaraan bermotor bercampur menjadi satu menghiasa langit kota Jakarta pada hari itu. Angin yang bertiup cukup kencang meniup hempasan daun – daun dan ranting pohon.

Saya yang hanya bisa duduk terheran – heran, melihat mahasiswa Universitas Trisakti Jakarta, semacam mengadakan perkumpulan yang berbondong – bondong berdiri di depan kampus mereka. Tangisan haru, nyanyian senduh pun menggema, lilin – lilin putih yang menghiasi jalanan, dan akhirnya saya pun mengetahui apa yang terjadi.
Doa dalam memperingati hari nya, tanggal bersejarah itu yang cukup menggempar kan seluruh dunia dimana orang – orang selain pribumi yang merupakan terkena korban kerusuhan 12 mei 1998 dan tragedi trisakti.

Sedih, kecewa, marah, dengki, kesal, dendam semua rasa itulah yang dapat mewakili keluarga – keluarga korban yang di tinggalkan. Seperti empaat orang mahasiswa Universitas Trisakti yang rela berkorban untuk mengadakan perubahan sistem pemerintahan Bapak Soeharto yang saat itu adalah Presiden RI 1998.

Pikiran ku kembali melayang pada 15 tahun silam, disaat masih duduk dibangku sekolah dasar. Siang hari, disaat panas teriknya matahari, saya sedang bermain bersama teman – teman sepantaran. Ditengah permainan suara teriakan mulai terdengar dari setiap sudut rumah. Ricuh.

“Vinnaaa… cepetan pulang kerumah… ayo, kita harus ngumpet dulu..!!!” ujar seorang wanita yang suaranya tidak asing lagi di telingaku.

Pada saat itu juga, saya dan beserta teman – teman yang lain langsung menghentikan permainan dan lari terbirit – birit masuk kedalam rumah. Didalam rumah kami tidak berani menyalakan lampu atau pun bersuara berisik. Suasana pada saat itu sunyi, senyap, terasa bahwa seperti tidak ada tanda – tanda kehidupan di sekitar komplek.
Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka.

Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana (1978 - 1998), Heri Hertanto (1977 - 1998), Hafidin Royan (1976 - 1998), dan Hendriawan Sie (1975 - 1988). Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada.

Pada 12 mei 2013, kemarin Universitas Trisakti (Usakti) memberikan masing-masing satu unit rumah kepada orangtua dari almarhum Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie mahasiswa yang gugur dalam tragedi berdarah pada 1998. Rektor Usakti Thobi Muthis mengatakan, pemberian hibah rumah tersebut merupakan buah tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pahlawan reformasi.

”Buah tangan kepada mereka yang telah menjadi martir demi terciptanya era reformasi. Kita harapkan agar reformasi ini menghasilkan kebajikan yang lebih baik bagi rakyatnya,” ujar Thobi, saat acara peringatan tragedi 12 Mei 1998, di Kampus A Usakti, Jakarta (12/5).

Kerusuhan Mei 1998 lalu adalah kerusuhan yang terjadi di Indonesia pada tanggal 13 Mei-15 Mei 1998, khususnya di Ibu Kota Jakarta. Namun juga terjadi di beberapa daerah lain. Kerusuhan ini diawali oleh krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak dan terbunuh dalam demonstrasi 12 Mei 1998.

Pada kerusuhan ini banyak toko dan perusahaan dihancurkan oleh amuk massa terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa. Konsentrasi kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Bandung, dan Surakarta. Terdapat ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut. Sebagian bahkan diperkosa beramai-ramai, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Dalam kerusuhan tersebut, banyak warga Indonesia keturunan Tionghoa yang meninggalkan Indonesia.  

Tak hanya itu, seorang aktivis relawan kemanusiaan yang bergerak di bawah Romo Sandyawan, bernama Ita Martadinata Haryono, yang masih seorang siswi SMU berusia 18 tahun, juga diperkosa, disiksa, dan dibunuh karena aktivitasnya. Ini menjadi suatu indikasi bahwa kasus pemerkosaan dalam Kerusuhan ini digerakkan secara sistematis, tak hanya sporadis. 

Rabu, 08 Mei 2013

Kepiawian Seorang Wanita Perkasa

Nama : Ervina Cecilia
NIM : 11140110227
Mata Kuliah : Penulisan Feature

Berdinding semen, cat tembok yang menunjukan ke arah warna hijau muda, terlihat kumuh tetapi bersih, lantainya berlapiskan keramik putih. Seorang karyawan yang sedang mengepel lantai yang setiap kali sudah kotor langsung dibersihkan. Dua karyawan lain diantara nya sedang sibuk menerima pesanan pelanggan yang silih berganti tanpa hentinya.

Dentangan suara benturan kuali dengan codet, gemericik suara minyak goreng. Wangi harum khas tempe goreng tepung yang sedang di masak oleh seorang ibu berkulit sawo matang, rambut keriting, warna bola mata hitam pekat layaknya orang Indonesia.

Dengan di temani tiga orang karyawan nya, setiap hari seorang ibu yang mempunyai dua orang anak. Sebut saja ibu Maman namanya. Disaat hari masih gelap dan terdengar suara burung “Tuuttuuttt…. Tuuttuutt…”
Bu Maman,,, tiga puluh tujuh tahun, sudah harus bangun dan melawan magnet kasurnya untuk mempersiapkan diri nya beraktifitas, bergulat dengan keperluan di dapur untuk usaha Warteg nya yang terletak di depan sekotr 7B.

Setiap hari nya,,, ia harus bertemankan dengan spatula, kuali, saringan, dan minyak goreng. Memang jam terbang nya sudah tak di ragukan lagi. Enam tahun lamanya, Bu Maman sudah meniti karier nya sebagai Pengusaha warteg di daerah gading serpong yang merupakan tergolong sukses.
“Ya, kita si mau jualan kecil – kecilan, ya kita semua dagang kita jalani, dari sayur – sayuran sampai akhirnya saya lari ke warung nasi… “

Sambil mengaduk – aduk tempe goreng tepung di hadapan nya, Bu Maman mulai bercerita tentang perjalanan kariernya. Pikiran nya menerawang ke masa lalu. Di mulai dari hobinya memasak, Bu Maman mulai menekuni usaha catering kecil – kecilan di rumahnya. Pelanggan pertamanya adalah karyawan Lippo Menara Asia.

Usaha nya kian berrkembang. Pelanggan setia nya semakin bertambah. Hal inilah yang membuat Bu Maman berani membuka usaha Warteg. Pelanggan setia nya tidak hanya sekitaran perumahan komplek, tetapi juga ada dari kelapa dua dan dari depan komplek gading serpong.

Bu Maman membuka usahanya dari jam delapan pagi sampai dengan jam tujuh sore.. Terkadang dia menunggu jualan nya habis. Baru bisa kembali ke rumahnya untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarganya.

Warung semakin ramai oleh pelanggan. Tidak hanya mahasiswa, banyak profesi lain yang datang menikmati masakan bu maman, seperti buruh, tukang becak, orang kantoran, warga sekitar dan lain – lain. Seorang karyawan bu maman, sibuk membersihkan lantai. Walaupun sederhana, Bu Maman tetap memegang teguh prinsip kebersihan warung nya.

Dua karyawan Bu maman lainnya, sibuk melayani pelanggan yang memesan makanan.
“Makanan nya tergolong murah dan banyak lagi. Pas banget buat anak kost an. Seperti saya ini.,” kata salah seorang pengunjung sambil tersenyum puas. Dihadapan nya sepiring nasi putih dengan lauk yang beragam menunggu untuk di santap oleh nya. Nasi, Kerang, dan Kikil yang sudah menjadi menu favorit nya setiap kali dia datang ke warteg Wonosari.

Baru sejam kami berbincang, lauk yang tersaji sudah habis. Bu Maman dan ketiga karyawan nya sibuk mengisi lagi wadah makanan yang telah kosong. Setiap harinya menu makanan yang tersedia di warteg Wonosari itu berganti – ganti dengan kombinasi yang tidak kalah menggoda pelanggan.

Dibalik profesi yang sekarang dia tekuni sebenarnya jauh di lubuk hatinya yang paling dalam dia adalah sosok yang berjiwa bersar.

“Ya,,, kita disini nggak mau ambil untung gede, yang penting orang – orang bisa makan seberapa pun penghasilan nya.” Ujar Bu Maman, sambil mengangkat tempe goreng tepung ke wadah saringan minyak. 

Selasa, 19 Maret 2013

This is For All The Independent Lady :)


Nama : Ervina Cecilia
Nim : 11140110227
Matkul : Penulisan Feature

Independent Lady

Punya pacar posesif, cuek, gampang ngambek dan ribet? Duh… mendingan jomblo deh. Toh gak ada salahnya kan bagi kita, para kaum hawa memilih untuk sendiri. Memang ada beberapa orang yang mempunyai pemikiran yang hampir sama dengan pemikiran saya ini. Alhasil, angka perbandingan persen kaum jomblo makin meningkat. Kini, beberapa orang yang meratapi hari malam minggu pun bertambah.

Seorang wanita yang berumur 28 tahun ini, yang dimana sekarang bekerja sebagai pengacara dan sudah mendapat izin praktek kuasa hukum di Fransisca Indrasari dan partner. Beliau sendiri sehari – hari melewatkan nya dengan bekerja sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga. Sebut saja dia Fransisca Indrasari yang kerab akrab dengan panggilan sisca.

“Ya, zaman sekarang seorang wanita tidak harus hanya bekerja di dapur saja kok… jika ingin meniti karier di luar, tetap saja harus mempunyai ijin dari sang suami,” kata ibu dari satu orang anak perempuan ini.
Dengan memakai kemeja bewarna hitam, berlapiskan cardigan zara berwarna putih dengan bawahan rok hitam bahan. Jadilah seorang ibu dengan anak tunggal ini berangkat kekantornya. Tidak lupa memakai bedak tipis dan lipgloss berwarna pink cerah sesuai warna bibirnya.

Dalam berkarier juga kita dituntut untuk berdandan bukan untuk pamer melainkan untuk pencitraan perusahaan jika memang diperlukan.
Hal ini menandakan bahwa wanita boleh saja bekerja di luar tetapi jangan lupa tentang kodrat nya sebagai seorang ibu rumah tangga yang harus tetap melayani suami dan anaknya.

Berbeda halnya dengan tanggapan dari mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara yang sekarang sibuk dengan kuliahnya di semester keeempat. Dengan memakai celana jeans Levis dan atasan kaos berwarna ungu berlapiskan cardigan hitam.

Seorang wanita paruh baya ini mengungkapkan pendapatnya tentang wanita karier yang di pengaruhi juga oleh perkembangan zaman.
Menurut dia, kerja sebagai wanita karier itu adalah pilihan yang bagus karena dengan begitu seorang wanita dapat mempunyai wawasan yang lebih luas dan cara pemikiran nya tidak sempit.

“Dengan begitu adanya kemajuan dari emansipasi wanita. Gak hanya identik wanita itu ‘kerja didapur’. Malah banyak wanita – wanita yang bisa di andalkan sebagai pemimpin,” ujar Elvira Beryl, 19tahun.

“Tapi sebagai wanita karier, harus diperhatikan juga perhatikan juga peran dia sebagai ibu rumah tangga. Bisa membagi waktu antara rumah dan kerja. jadi gak gila kerja gitu” lanjut Elvira Beryl.

“Cewe kan perlu mengerjakan sesuatu dan bergaul dengan lingkungan, dalam hal ini, pekerjaan bisa jadi salah satu alternatif. Tapi kalau dia wanita berkeluarga, dia harus menomor satukan kewajibannya dahulu sebagai ibu rumah tangga. Kalau kira – kira karena kerjaan nya keluarganya malah kacau, mending berenti saja deh.” Kata Arvy, mahasiswa UKRIDA.

Seorang gadis yang sedang menuntut ilmu di Universitas Kristen Krida Wacana mempunyai pendapat yang sama. Bahwa dia juga menyetujui bahwa wanita yang sudah berkeluarga boleh saja jika ingin meniti karier nya lagi.

“Karena dengan begitu seorang wanita dapat memiliki sifat yang independent dan mandiri” tambah Arvry.
Karena zaman kita semakin berkembang dengan teknologi dan cara berpikir manusia nya. kita dituntut untuk berpikir kritis dan skeptis. Walaupun wanita dahulu masih dianggap derajatnya lebih rendah daripada laki – laki kebanyakan. Namun, sekarang derajat wanita sudah berada di tingkat yang setara atau sudah bisa mulai mengimbangi. 

Wanita karier itulah sebabnya wanita kebanyakan pada zaman sekarang lebih dihargai. Beberapa perusahaan sudah menyetujui dan mengakui bahwa kedudukan tertinggi dalam perusahaan tersebut sudah boleh di bawah kendali para kaum hawa.

Oleh karena itu kita dalam menikmati masa muda manfaatkan lah waktu kita dengan sebaik-baiknya. Perbanyak lah teman-teman sepergaulan yang dapat mendukung mu menemukan relasi-relasi yang bermanfaat nantinya dimasa depan. Masih belum punya pacar atau gebetan? Jangan hanya terpaku dari segi pandang itu saja karena perjalananmu masih sangat panjang untuk di jalani.

Fransisca Indrasari - Wanita Karier

Arvy Mauli - Mahasiswa UKRIDA 

Rabu, 27 Februari 2013

Speak With Your Graffity

Nama : Ervina Cecilia
Nim : 11140110227
Mata kuliah : Penulisan Feature


Kenya atau Republik Kenya merupakan sebuah negara yang terletak di kawasan Afrika tepatnya terletak di bagian Timur yang berbatasan langsung dengan Ethiopia di sebelah utara, Somalia di sebelah timur dan timur laut, Tanzania di selatan, Uganda di barat, Sudan di barat laut serta dibatasi Samudera Hindia di bagian tenggara.

Kenya termasuk negara bagian yang memiliki pemandangan alam yang indah, suasana alam yang sejuk, pepohonan yang rindang dan tinggi menjulang ke langit. Dengan keadaan yang seperti ini membuat binatang – binatang lain nya begitu menikmati keadaan alam tersebut. Tidak jarang dan tidak bukan, jikalau binatang disana tumbuh subur dan cepat berkembang biak.

Kenya, kota terbesarnya adalah Nairobi, yang juga sekaligus sebagai merupakan ibu kota nya. Nairobi ini merupakan kota yang terkenal dengan orang yang banyak korupsi gila – gilaan di Kenya. Disana korupsi merupakan hal yang mutlak. Telah terjadi banyak kasus – kasus korupsi diantara tahun 2002 sampai dengan tahun 2005. Pada tahun 2007 telah terjadi pemilihan Presiden Nairobi. Lebih dari 1,100 jiwa yang sudah meninggal dunia.

Pada Desember 2002, terjadi perubahan dalam kekuasaan di Kenya. Untuk pertama kalinya diadakan pemilu yang terbuka dan demokratis, serta oleh pengamat internasional dinilai bebas dan adil. Kekuasaan yang tadinya dipengang satu partai sejak merdeka berpindah ke koalisi-koalisi baru partai politik. Dari pemilu tersebut, Mwai Kibaki terpilih menjadi Presiden Kenya.

Pada tahun 2010, Negara ini memiliki populasi penduduk yang cukup banyak. Jumlah keseluruhan nya sebanyak 34.341.000 jiwa. Kenya adalah republik demokrasi perwakilan dengan sistem presidensial yaitu di mana Presiden di Kenya menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan sekaligus.

Negara ini juga memakai sistem banyak partai politik. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh pemerintah, yang juga memegang kekuasaan legislatif bersama National Assembly. Sejak masa keemasan nya, Kenya berhasil menjaga stabilitas di tengah perubahan sistem politik dan krisis-krisis di negara tetangga nya.
Namun hal ini tidak berlangsung lama karena beberapa tahun setelahnya Kenya terkenal dengan jumlah angka orang yang korupsi di dalam sistem pemerintahan tersebut.

Kekerasan menghebohkan ditangkap oleh pemenang penghargaan fotografer Boniface Mwangi dan itu mengubah hidupnya selamanya. Dia merupakan seorang jurnalis yang handal dengan  mengesampingkan kamera dan memutuskan untuk memulai apa yang disebut 'suara revolusi' atau bisa dibilang merupakan panggilan hati untuk menjadi aktivis yang handal dan kece pada saat itu. Dia beberapa kali memenangkan lomba foto jurnalistik dimana – mana.

Bekerja dengan seniman visual dan media sosial ahli, Boniface menggunakan kombinasi in-your-face aktivisme dan program pendidikan akar rumput untuk membantu Kenya menyadari kekuatan dari suara mereka dalam mengubah masa depan negara mereka. Dengan melalui cara tersebut Boniface bisa menyuarakan isi hati dan pikiran nya yang sedih dan miris melihat suatu sistem pemerintahan yang kacau balau dan ekonomi kotor.

Dia, Boniface ingin menyadarkan masyarakat kota Nairobi bahwa kondisi pemerintahan nya sudah tidak sehat lagi. Sudah mengalami kekacauan dan orang bagian didalam nya sudah tercemar akan korupsi. Dia telah berencana akan mengatur puluhan mural ilegal menyoroti korupsi politik dan berencana stunt yang paling berani.

Dia berharap dengan adanya suatu tindakan mengambarkan graffiti di sekitaran tembok tempat – tempat umum, yang dapat dilihat dan banyak di amati orang yang lalu lalang di depan nya.

Melalui ini, dia akan menyampaikan bahwa sesungguhnya masyarakat Kenya itu bodoh bahwa mau saja mengikuti orang yang terpimpin di negara tersebut dengan tetap memilih dan memberikan kedudukan yang tinggi pada pejabat – pejabat negara yang memang sudah kelihatan mengkorupsi uang masyarakat.

Dia, Boniface telah memamerkan begitu kerasnya memukul foto hasil jepretan nya. Di kota dan desa-desa dan melaksanakan program penjangkauan dalam upaya itu untuk melibatkan orang muda dan mulai 'proses penyembuhan' dalam jangka-sampai pemilu berikutnya pada tahun 2013.
Dia juga sebagai seniman visual dan media sosial berani mengungkapkan kekecawaan nya terhadap pemerintahan kenya ini dengan seni yang unik yaitu mengkomentari pemerintah dengan melalui graffity buatan team kerjanya yang memiliki motivasi yang sama. 

Betapa miris nya negara Kenya pada saat itu yang bisa kita bayangkan itu adalah bagai di ujung jalan kehancuran jika korupsi tidak diberantas habis sampai ke akar nya. Pemerintahan yang bebas korupsi itu lah yang sangat masyarakat Kenya harapkan dan sedang mengharapkan suatu perubahan langkah yang cukup besar dan maju kedepan.